ALING-ALING WATERFALL

15.24.00


Halo semua !, kemarin tanggal 04MAR2017 Bianca dan teman-teman pergi ke Aling-Aling Waterfall yang berlokasi di Desa Sambangan, Buleleng.


Ini kali pertama Bianca datang kesana, perjalanan yang kami tempuh dari Denpasar ke Aling-Aling sekitar 2,5 jam (ini dikarenakan kita membawa rally driver haha...) normalnya perjalanan yang harus di tempuh ke Aling-Aling sekitar 3 jam. Sebelum ke Aling-Aling ada perlengkapan yang harus kalian siapkan dari rumah, yaitu :

  • Gunakan pakaian yang nyaman
  • Bikini atau swim suit
  • Sendal gunung atau trekking shoes
  • Sunblock
  • Handuk
  • Air mineral
  • Snack
  • Bawa uang cash (hanya menerima pembayaran tunai)
  • Inflamasi balm atau counterpain
Jangan terlalu membawa perlengkapan yang berlebihan, karna akan menyulitkan kamu pada saat trekking menuju lokasi air terjun, dan jangan lupa untuk membawa first aid kit bisa saja kamu mengalami cidera.

Untuk mengunjungi Aling-Aling waterfall, sekurang kurangnya kamu harus menyediakan uang sekitar 200k untuk biaya aktifitas disana :
  • Entrance fee only - 10K
  • Entrance fee + activities + 2 orang guide - 125k s.d 165K
Kalau kamu datang kesana hanya untuk berfoto-foto saja dan menikmati pemandangan di Aling-Aling kamu cukup membayar entrance fee sebesar 10K, tapi bila kamu menyukai aktifitas yang menguji adrenalin kamu, kamu bisa ambil paket tour+aktifitas yang dimulai dengan harga 125K s.d 165K. Aktifitas yang mereka sediakan seperti cliff jumping, sliding, dan berenang di area air terjun.

Setelah kamu membayar entrance fee atau paket activities, kamu harus berjalan menuju lokasi air terjun + trekking sekitar 20menit, sangat disarankan menggunakan sendal gunung karna jalanannya cukup licin, tidak disarankan menggunakan sendal karna bisa membuatmu cidera seperti yang dialami Bianca.





Sekitar 10 menit perjalanan, spot pertama yang kita kunjungi adalah Aling-Aling waterfall (land mark dari tempat ini hehe..), tapi sayangnya untuk Aling-Aling waterfall kita tidak bisa melakukan aktivitas dikarnakan air yang cukup deras dan terlalu tinggi.

Aling-Aling Waterfall
Disini kamu hanya bisa turun sampai jembatan kecil untuk mengambil foto saja. Lalu setelah mengunjungi Aling-Aling waterfall, Bianca melanjutkan ke lokasi lainnya yaitu Kroya Waterfall, disini kamu memulai aktifitas pertama kamu yaitu cliff jumping atau sliding.

Kroya Waterfall
Mereka akan menyediakan life jacket bagi para pemula namun selain pemula juga mereka akan tetap memberikannya guna keselamatan para peserta cliff jumping & sliding. Setelah kamu puas dengan cliff jumping atau sliding di area Kroya, kamu diajak ke lokasi air terjun selanjutnya yaitu Twin Waterfall, ini menjadi salah satu spot favorit Bianca, di butuhkan sekitar 6 menit menuruni tangga batu buatan menuju lokasi ini.

Twin Waterfall




Ketinggian dari Twin waterfall ini sekitar 10meter, wow.. biasanya para peserta bisa melakukan sekitar 2-3 kali cliff jump, tergantung stamina yang di miliki para peserta cliff jumping.

Yang terakhir adalah Puncuk Waterfall, ketinggian dari Puncuk Waterfall sekitar 15 meter, tentunya ini tidak menggoda Bianca untuk melakukan ini karna terlalu tinggi dan sudah cukup lelah. 

Puncuk Waterfall

Di Puncuk, Bianca tidak turun sampai bawah karna sudah cukup lelah jadi duduk diatas tebing yang curam, tapi bagus untuk mengambil sebuah foto dan sekaligus menuggu teman-teman selesai dengan aktifitas mereka.
Setelah semuanya selesai dan cukup istirahat, kami memutuskan untuk kembali ke tempat semula yaitu PULANG ! haha....


Sekian cerita dari Bianca mengenai trip Aling-Aling Waterfall di desa Sambangan. Bagi kalian yang akan datang berlibur ke Bali dan menyukai kegiatan yang menantang adrenalin, jangan lupa untuk mengunjungi Aling-Aling Waterfall ya !.




LOVE 

You Might Also Like

0 comments

Traffic